Sindir Kejati Sultra Terkait Kasus Korupsi Pertambangan Blok Mandiodo, AMPUH: Apakah Macan Sudah Jadi Kucing?

- 25 April 2024, 18:54 WIB
Direktur Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sultra, Hendro Nilopo.
Direktur Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sultra, Hendro Nilopo. /Dok. Kendari Kita/

KENDARI KITA - Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (AMPUH) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menyoroti kasus tindak pidana korupsi pertambangan yang terjadi di wilayah IUP PT. Aneka Tambang (Antam) UBPN Konawe Utara (Konut).

Ampuh menyinggung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra yang terkesan pilih kasih dalam pengusutan kasus korupsi tersebut.

Direktur Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) Hendro Nilopo mengatakan, selama masa persidangan kasus korupsi pertambangan di Blok Mandiodo berlangsung, ada beberapa nama-nama pejabat dan pengusaha besar yang mencuat namun terkesan di kesampingkan oleh Kejati Sultra.

Baca Juga: Berikut Lirik Lagu 'Kau Pilih Dia' Dipopulerkan Oleh Papinka

Beberapa nama pejabat dan pengusaha yang mencuat dalam sidang tipikor diantaranya, ACG (pengusaha), HTF (komisaris PT. TMM/pengusaha) dan AM (eks Gubernur Sultra).

Hendro Nilopo mengatakan, mencuatnya nama-nama tersebut dalam sidang di PN Tipikor Jakarta maupun Kendari, seharusnya menjadi suplemen baru bagi Kejati Sultra.

Namun, lanjut Hendro, sampai saat ini belum ada titik terang terkait siapa sosok Intelektual Dader atau Aktor Intelektual dalam kasus korupsi pertambangan di IUP PT. Antam UBPN Konawe Utara.

Baca Juga: Resep Masakan Sayur Kangkung Tumis, Dijamin Rasanya Enak dan Menggugah Selera Makan

"Jadi kami melihat, pihak Kejati ini terkesan monoton dalam mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam kasus korupsi di IUP PT. Antam UBPN Konut”. Kata Hendro kepada media ini, Kamis, 25 April 2024.

Aktivis nasional asal Konawe Utara itu menuturkan, berdasarkan informasi yang di dapatkan, ketiga nama yang mencuat dalam persidangan tersebut sampai hari ini masih berstatus sebagai saksi.

Halaman:

Editor: Emil Rusmawansyah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah