Satgas Pertamina dan Intel Kodam Hasanuddin Berhasil Menggagalkan Penjualan Solar Ilegal di Baubau

- 18 April 2024, 06:32 WIB
Satgas Pertamina dan Intel Kodam Hasanuddin Berhasil Menggagalkan Penjualan Solar Ilegal di Baubau
Satgas Pertamina dan Intel Kodam Hasanuddin Berhasil Menggagalkan Penjualan Solar Ilegal di Baubau /Dok. Kendari Kita/IC

KENDARI KITA - Tim Satgas Pertamina dan Intel Kodam XIV/Hasanuddin regional Sulawesi berhasil menggagalkan upaya penjualan Solar bersubsidi oleh para penimbun BBM ilegal di Kota Baubau.

Aksi ini terjadi ketika tim melaksanakan pemantauan aktivitas distribusi BBM pada Rabu, 17 April 2024.

Intel Kodam, inisial A, mengungkapkan bahwa dalam operasi tersebut, mereka berhasil menyita 3 Dump Truk yang membawa 700 liter Solar subsidi yang siap didistribusikan, bersama dengan tiga sopir yang diidentifikasi sebagai AR, AN, dan BI.

Baca Juga: Resep Menu Harian Kerang Hijau Lada Hitam, Cocok Buat Lauk Saat Makan Rasanya Enak dan Lezat

"Kendaraan yang digunakan yakni 2 Unit Dumping DT 8170 BG dan DT 8507 AG yang masing-masing bermuatan 200 liter serta 1 Mobil Truk DT 8507 AG yang menggunakan tangki rakitan bermuatan 300 liter," ungkapnya," kata Intel Kodam A, Rabu, 17 April 2024.

Menurutnya, ketiga sopir tersebut mengakui bahwa Solar Subsidi yang mereka angkut dari 3 SPBU di Kota Baubau seharusnya dijual kepada kontraktor Proyek Bandara Betoambari Kota Baubau.

"Solar ini rencananya akan di bawa ke proyek Bandara Betoambari," jelasnya.

Baca Juga: Berikut Inilah Doa Setelah Adzan, Lengkap Arab dan Terjemahan - Amalan Setiap Lima Waktu Shalat

Dia juga mengungkapkan bahwa praktik penimbunan BBM ini telah berlangsung selama dua tahun, dengan aktivitas pengisian Solar di tiga SPBU tersebut dilakukan sebanyak tiga kali dalam sehari.

"Dalam sehari tiga kali mengantri, jumlah solar yang didaptkan sebanyak 900 Liter . Agar dapat memuluskan aktivitasnya, mereka membayar operator sebesar Rp 50 ribu. Bahkan kuat dugaan kegiatan ini juga sudah terkodinir dengan pihak tertentu sehingga aman dan lancar," tambahnya.

Halaman:

Editor: Emil Rusmawansyah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah