Gejala yang Menunjukkan Seseorang Memendam Luka Emosional

- 3 Desember 2022, 13:31 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi. /kendari.pikiran-rakyat.com/Mocin/Ivam/

KENDARI KITA-Sering kali sangat mudah bagi kita untuk menekan dan menyembunyikan perasaan kita karena kita menganggapnya lebih mudah, tetapi penting untuk mengenali tanda-tanda emosi yang tertekan dan melakukan sesuatu untuk mempelajari cara melepaskan emosi dan mengekspresikan diri dengan positif.

Menurut Healthline, emosi yang ditekan atau dipendam, mengacu pada emosi yang secara tidak sadar selalu kita hindari. Ini berbeda dari emosi ditahan sesaat, yaitu perasaan yang secara insidentil sengaja dihindari karena kita tidak tahu persis bagaimana menghadapinya.

Baca Juga: Akhir Pekan 3 Desember 2022: Harga Emas Antam Merosot ke Level Rp 998.000 per Gram

Emosi yang ditekan dan cenderung diabaikan dapat berkembang menjadi gangguan dan gejala psikologis tertentu.

Namun satu yang pasti, emosi ini biasanya berasal dan terbentuk dari trauma masa kecil.

Bagaimana seseorang menangani emosi berasal dari bagaimana mereka mengamati orang tua mereka ketika mereka masih kecil.

Baca Juga: Ratusan Personil ASN dan TNI-Polri Bersih-bersih Kawasan Ex MTQ

Jadi, jika orang tua mereka tidak menangani emosi mereka atau menghadapinya secara langsung, kemungkinan besar seseorang tumbuh menjadi lebih tertutup dan tidak dapat menangani perasaan mereka sendiri.

Banyak orang dengan emosi yang tertekan merasa terputus dari perasaan yang mereka takuti.

Biasanya, emosi yang dipendam ini sangat negatif. Emosi ini meliputi kesedihan, ketakutan, kemarahan, frustrasi, dan kekecewaan.

Baca Juga: Penyebab Tawuran Antarpelajar di Kendari Diungkap Polisi: Dendam Lama Hingga Saling Ejek

Pada titik tertentu dalam hidup, seseorang yang memiliki perasaan tertekan mungkin telah diberitahu orang terdekatnya berulang kali bahwa mereka tidak boleh memiliki jenis emosi tersebut karena cenderung berefek buruk bagi orang lain

Karena itu, seseorang memutuskan berhenti mengekspresikan dan memiliki perasaan karena diperkuat asumsi eksternal bahwa hal-hal yang bersifat emosional harus disimpan untuk diri sendiri.

Baca Juga: Rakernas Perdana DPP FPRN, Momentum Kolaborasi Program Kerja Strategis Organisasi

Dan di atas segalanya, sulit bagi orang dengan emosi yang tertekan untuk menghadapinya karena mereka tidak ingin dihakimi orang lain.

Memiliki sederet masalah emosional yang belum terselesaikan sebenarnya dapat berkembang menjadi penyakit fisik yang diperparaj ketika dibiarkan mengendap, analogi lainnya adalah  membusuk layaknya luka infeksi yang tak pernah diobati.

Penting bagi kita untuk mengetahui gejala ataupun ciri-ciri seseorang memendam luka emosiional.

Baca Juga: Tiga Tahun PRMN Bersama dan Bermakna : Sukses Ciptakan Peluang Kerja Melalui Konsep Kolaborasi

Beberapa solusi di artikel ini juga semoga bekerja membalikkan kecenderungan emosi represif dan menjalani kehidupan yang lebih bahagia dan lebih sehat.

Berikut adalah 20 gejala yang menunjukkan seseorang memendam luka emosional, beserta cara melepaskan dan memulihkannya menjadi energi positif:

Halaman:

Editor: Mirkas

Sumber: yourtango.com


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah