Ilmuwan: Sarapan Kue Cokelat Membantu Menjaga Berat Badan

- 17 Februari 2023, 23:27 WIB
Ilustrasi-sarapan kue cokelat.
Ilustrasi-sarapan kue cokelat. /Pixabay.com/Lolame/

KENDARI KITA-Sebuah penelitian dari Universitas Tel Aviv Israel menyimpulkan bahwa mengonsumsi kue cokelat untuk sarapan membantu para pelaku diet menjaga berat badannya.

Untuk penelitian ini, para peneliti melibatkan sampel 193 orang dewasa pengidap obesitas.

Setengah dari mereka secara acak ditugaskan untuk mengonsumsi sarapan besar 600 kalori yang mencakup makanan penutup, seperti kue, kue, atau donat. 

Baca Juga: Ledakan Populasi di Kendari, Tahun 2022 Bertambah 15 Ribu Jiwa

Separuh peserta lainnya mengonsumsi sarapan kecil sebanyak 300 kalori.

Kedua kelompok memiliki jumlah kalori yang sama per hari: 1.600 kalori untuk pria dan 1.400 kalori untuk wanita. 

Kelompok  sarapan besar memiliki total kalori yang lebih kecil (300-400) untuk makan malam. 

Baca Juga: Memaknai Sejarah Isra Mi'raj sebagai Peristiwa Sakral Bagi Umat Islam

Setelah 16 minggu mengikuti diet, kedua kelompok kehilangan berat badan yang kira-kira sama. 

Namun, selama masa tindak lanjut penelitian, disarankan agar peserta terus mengikuti diet, meski mereka bisa makan lebih banyak kalori jika dimotivasi oleh rasa lapar.

Kelompok sarapan kecil memperoleh 24 pound, sedangkan kelompok sarapan besar kehilangan rata-rata 15 pound.

Baca Juga: Sekjen Kemenkumham RI:Wujudkan Humas Berkualitas, Jangan Main-main dengan Narkoba

Oleh ilmuwan, penelitian ini membuktikan bahwa sarapan benar-benar adalah rutinitas harian terpenting.

Dan yang lebih menarik lagi adalah fakta bahwa mereka yang  sarapan besar dengan makanan penutup mengalami tingkat ghrelin (hormon yang merangsang nafsu makan) yang lebih rendah dan lebih sedikit menginginkan makanan daripada mereka yang makan sarapan kecil tanpa makanan penutup.

"Makanan penutup biasanya mengurangi keinginan akan karbohidrat di kemudian hari," kata penulis utama studi tersebut, Dr. Daniela Jakubowicz.

Baca Juga: Toko Cahaya Gemilang Kendari Terbakar, 4 Unit Mobil Operasional Damkar Dikerahkan Memadamkan Api

Dr. Jakubowicz adalah penulis buku terlaris, The Big Breakfast Diet

"Ketika anda bangun, otak anda membutuhkan energi segera," ujarnya.

Ini adalah waktu di mana tubuh anda mengubah makanan menjadi energi. 

Baca Juga: Update Info Gempa di Kendari: Bermagnitudo 3,4 SR, Epicentrum Timur Laut Sampara

Di kemudian hari, saat anda makan, tubuh dan otak anda masih dalam mode siaga tinggi, menyimpan energi dari makanan sebagai cadangan lemak.

"Ini adalah cara bagaimana anda menambah berat badan bahkan makan lebih sedikit," katanya

Saat kita sedang diet, secara alami kita menjadi lebih lapar, kadar ghrelin kita meningkat, dan metabolisme kita menurun.

Baca Juga: Petugas Pantarlih Digigit Anjing, Luka Gigitan Membengkak, Tak Kunjung Diberi Vaksin Rabies

Sarapan besar yang mencakup protein, karbohidrat, dan sesuatu yang manis dapat membantu menetralkan perubahan ini sehingga orang dapat mempertahankan dietnya lebih lama dan mempertahankan penurunan berat badannya.

Tentu saja, terus menerus mengonsumsi gula halus dan tepung tak baik untuk siapapun, jadi anda bisa sesekali makan kue untuk sarapan, tapi jangan jadikan kebiasaan.

Kue untuk sarapan tidak hanya akan membantu diet anda, tetapi juga akan membuat  batin anda lebih mudaj 'tersenyum'.***

Editor: Mirkas

Sumber: yourtango.com


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x