Ampuh Sultra Ungkap Kejanggalan dalam Penyidikan Kasus Kejahatan Lingkungan di Pomalaa Kolaka

- 17 Mei 2024, 12:49 WIB
Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo.
Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo. /Mirkas/kendarikita.com

KENDARI KITA - Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkapkan kecurigaan mereka terhadap proses penyidikan kasus kejahatan lingkungan yang melibatkan dua tersangka di Desa Oko-Oko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka yang dirasa ada kejanggalan.

Menurut Ampuh Sultra, berkas penyidikan salah satu tersangka, yang tidak lain adalah Komisaris PT. AG, AA, masih terhenti di meja penyidik Pos Gakkum Kendari.

Ampuh Sultra menduga, mandeknya satu berkas tersebut merupakan upaya kongkalikong untuk meloloskan tersangka AA selaku Komisaris PT. AG dari jeratan hukum.

Baca Juga: Hugua Usulkan Legalisasi Money Politic, Ketua DPD PAN Konawe: Tidak Mencerminkan Pendidikan Politik yang Baik

“Kuat dugaan kami, bahwa ada upaya terselubung untuk meloloskan komisaris PT. AG dalam hal ini tersangka AA dari jeratan hukum," kata direktur Ampuh Sulra, Hendro Nilopo, Jumat 17 Mei 2024.

Hendro mengungkapkan, hal ini menimbulkan pertanyaan karena tersangka lainnya, LM, yang merupakan direktur PT. AG, saat ini sudah menjalani proses persidangan dan telah berstatus terdakwa.

Oleh sebab itu, Ampuh Sultra mendesak Pos Gakkum Kendari untuk menunjukkan komitmen dan konsistensi dalam menyelesaikan berkas penyidikan AA untuk kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara.

Baca Juga: Delvintor Alfarizi, Crosser Asuhan PT Astra Honda Siap Berlaga di MX2 World Championship Prancis

"Kami ingatkan kepada Pos Gakkum, Balai Gakkum Sulawesi dan Ditjen Gakkum KLHK agar tidak main-main dengan kasus kejahatan lingkungan di Desa Oko-Oko. Karena sampai kapanpun kasus ini akan terus kami pantau," tegas Hendro Nilopo.

Mahasiswa S2 Ilmu Hukum Universitas Jayabaya Jakarta, yang juga aktivis nasional itu, menambahkan bahwa penyelesaian kasus ini akan menjadi capaian penting bagi Ditjen Gakkum, Balai Gakkum Sulawesi, dan Pos Gakkum LHK Kendari. Ia menekankan pentingnya integritas dalam penanganan kasus ini.

Halaman:

Editor: Emil Rusmawansyah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah